Majalengka — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap generasi penerus bangsa mewarnai halaman SMKN 1 Majalengka. Seluruh warga sekolah mengikuti dengan khidmat upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026.

Upacara ini menjadi momentum penting bagi institusi pendidikan untuk merefleksikan kembali peran strategis sekolah dalam melindungi dan memenuhi hak-hak peserta didik.

Kepala SMKN 1 Majalengka bertindak langsung sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau membacakan sambutan resmi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Amanat tersebut menekankan beberapa poin krusial, di antaranya adalah pentingnya pemenuhan hak-hak dasar anak, perlindungan menyeluruh dari segala bentuk kekerasan, serta terciptanya lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan ramah anak. Penekanan ini sejalan dengan komitmen sekolah untuk menghadirkan ruang tumbuh yang sehat bagi setiap siswa dalam menempuh pendidikan kejuruan.

Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini dijadikan sebagai langkah nyata untuk memperkuat komitmen seluruh civitas akademika dalam membimbing peserta didik.

Melalui kegiatan ini, sekolah berfokus pada pembentukan siswa yang memiliki disiplin tinggi, berkarakter positif, serta memiliki kesadaran moral untuk saling menghargai. Selain itu, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat gerakan pencegahan perundungan (bullying) serta berbagai perilaku negatif lainnya yang dapat menghambat tumbuh kembang remaja.

Melalui pelaksanaan upacara Hari Anak Nasional ke-42 ini, SMKN 1 Majalengka menegaskan tekadnya untuk terus menjadi rumah kedua yang aman dan menyenangkan bagi para siswa. Diharapkan, seluruh peserta didik dapat tumbuh menjadi individu yang cerdas, tangguh, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan dengan penuh percaya diri.