Majalengka — Semangat kepedulian terhadap lingkungan tampak jelas di lingkungan SMKN 1 Majalengka. Pada 21 Juli 2026, seluruh peserta didik baru melaksanakan aksi penanaman pohon di area sekolah. Kegiatan inspiratif ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Panca Waluya 2026.

Aksi nyata ini tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah langkah strategis untuk menanamkan kesadaran ekologis kepada para siswa sejak hari pertama mereka bergabung dengan institusi pendidikan.

Sejak pagi, para peserta didik baru tampak antusias membawa bibit tanaman dan peralatan berkebun bersama kelompok masing-masing. Didampingi oleh guru dan panitia MPLS, mereka bahu-membahu menggali tanah, menanam bibit pohon, hingga menyiramnya dengan penuh antusias.

Kepala SMKN 1 Majalengka menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang mendalam bagi pembentukan karakter siswa, di mana melalui Aksi Ekologi MPLS Panca Waluya 2026 para peserta didik baru diharapkan tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan lingkungan guna melatih jiwa gotong royong serta rasa tanggung jawab terhadap kelestarian alam.

Konsep Panca Waluya yang diusung dalam MPLS tahun ini menekankan pentingnya keseimbangan antara pengembangan diri siswa dan kepedulian terhadap alam serta sesama. Dengan ditanamnya puluhan pohon baru di berbagai sudut area sekolah, diharapkan lingkungan SMKN 1 Majalengka akan semakin rindang dan nyaman di masa mendatang. Para siswa juga diharapkan dapat terus merawat tanaman tersebut hingga tumbuh besar, sebagai simbol pertumbuhan diri mereka yang siap menjadi generasi berkarakter, peduli lingkungan, dan membanggakan.

Aksi hijau ini menandai awal perjalanan baru peserta didik baru SMKN 1 Majalengka dalam menapaki dunia pendidikan kejuruan yang inovatif, berbudaya, dan berwawasan lingkungan.