Program keahlian Teknik Pemesinan di SMKN 1 Majalengka kembali menunjukkan perannya sebagai pusat kegiatan vokasi dengan menjadi tuan rumah Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Kabupaten tahun ini. Kegiatan bergengsi ini mempertemukan para siswa terbaik dari berbagai sekolah kejuruan untuk berkompetisi dalam bidang pemesinan, yang menuntut keterampilan teknis, ketelitian, serta kemampuan problem-solving tingkat tinggi. Dengan fasilitas praktik yang lengkap dan standar industri, lokasi ini dinilai sangat tepat untuk penyelenggaraan kompetisi tingkat kabupaten.
Pelaksanaan LKS berlangsung dengan suasana kompetitif namun tetap menjunjung sportivitas. Para peserta menjalani serangkaian tantangan yang dirancang untuk menguji penguasaan teknik pemesinan, mulai dari membaca gambar kerja, menentukan strategi pemotongan, hingga menghasilkan produk yang presisi sesuai standar industri. Juri dari kalangan praktisi dan tenaga pendidik berpengalaman turut memastikan bahwa setiap proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional.
Dari hasil penilaian akhir, gelar Juara 1 berhasil diraih oleh M. Farhan, siswa dari SMK KORPRI, yang menunjukkan performa luar biasa dalam penyelesaian tugas kompetisi. Penampilan konsisten dan kualitas produk yang tinggi mengantarkannya menjadi peserta terbaik pada ajang ini. Prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan siswa dalam menguasai kompetensi pemesinan secara komprehensif.
Posisi Juara 2 diraih oleh Nasrul Gustiana dari SMKN 1 Majalengka, yang juga tampil sangat baik sebagai tuan rumah. Ia berhasil menunjukkan penguasaan teknik yang solid serta ketelitian dalam pengerjaan setiap detail produk. Sementara itu, Juara 3 diraih oleh Wildan A.F dari SMK Sinar Fajar, yang turut menunjukkan kemampuan teknis dan semangat kompetitif tinggi selama perlombaan.
Kesuksesan penyelenggaraan LKS ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMKN 1 Majalengka, sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam mencetak generasi terampil yang siap menghadapi kebutuhan industri. Melalui ajang seperti LKS, siswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga, memperluas wawasan, serta memotivasi diri untuk terus meningkatkan kemampuan di bidang pemesinan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi siswa di tingkat kabupaten maupun nasional.