Pada Rabu, 26 Agustus 2026, SMKN 1 Majalengka melalui Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) menggelar kegiatan service murah sepeda motor Honda yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang memeriahkan kemerdekaan, tetapi juga wujud nyata kontribusi sekolah kepada masyarakat sekitar dengan menyediakan layanan perawatan kendaraan roda dua dengan biaya terjangkau. Kolaborasi dengan PT Berdikari Motor Jaya Majalengka memastikan bahwa layanan yang diberikan mengikuti standar industri yang berlaku, sehingga masyarakat mendapatkan manfaat optimal dari program ini.
Pelaksanaan kegiatan ini sepenuhnya dikerjakan oleh siswa-siswa yang tergabung dalam Teaching Factory (TeFa) TSM, dengan pendampingan ketat dari para teknisi industri mitra. Hal ini memberikan pengalaman berharga bagi para siswa karena mereka tidak hanya mengandalkan teori di kelas, tetapi langsung mempraktikkan kemampuan mereka dalam menangani berbagai keluhan sepeda motor Honda. Seluruh proses service dipantau langsung oleh Kepala SMKN 1 Majalengka, Dr. H. Adang Ardali, S.Pd., M.T., yang turut memastikan bahwa setiap tahapan pengerjaan berjalan sesuai prosedur keselamatan dan kualitas pelayanan. Kehadiran beliau juga menjadi motivasi tambahan bagi siswa untuk memberikan yang terbaik bagi setiap pelanggan yang datang.
Bagi para siswa, kegiatan ini merupakan sarana ampuh untuk menerapkan kompetensi yang telah mereka pelajari di bangku sekolah ke dalam pelayanan nyata kepada masyarakat. Mereka dilatih untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan motor Honda secara sistematis sesuai dengan prosedur standar operasional yang benar, mulai dari pengecekan mesin, sistem kelistrikan, hingga komponen keselamatan berkendara. Lebih dari sekadar keterampilan teknis, mereka juga belajar mengembangkan kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi efektif dengan konsumen, serta ketelitian dalam setiap pekerjaan. Semua aspek soft skill ini sangat krusial untuk membentuk karakter siswa sebagai calon tenaga kerja profesional di bidang otomotif.
Melalui pengalaman langsung berinteraksi dengan konsumen dan dituntut untuk menyelesaikan pekerjaan dalam waktu tertentu, siswa mulai mengenal standar kerja dan pelayanan yang sesungguhnya diterapkan di dunia industri otomotif. Mereka merasakan sendiri bagaimana tekanan untuk memenuhi kepuasan pelanggan, pentingnya kecepatan tanpa mengorbankan kualitas, serta etika kerja yang harus dijaga di lingkungan bengkel resmi. Pendampingan dari teknisi PT Berdikari Motor Jaya Majalengka juga membuka wawasan mereka tentang perkembangan teknologi terbaru pada sepeda motor Honda dan cara-cara efektif untuk mendiagnosis masalah yang sering ditemui di lapangan. Pengalaman ini menjadi modal berharga yang tidak akan mereka peroleh sepenuhnya dari buku teks atau simulasi di ruang kelas.
Secara keseluruhan, kegiatan service murah ini tidak hanya berhasil memeriahkan HUT RI ke-81 dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat pengguna sepeda motor Honda di sekitar Majalengka, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam pengembangan TeFa TSM sebagai sarana pembelajaran berbasis produksi profesional. Sekolah berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan bahkan ditingkatkan frekuensinya, sehingga sinergi antara SMKN 1 Majalengka dan industri semakin erat. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga matang dalam pengalaman kerja dan siap bersaing di dunia otomotif yang dinamis. Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, visi untuk menciptakan lulusan yang terampil, berkarakter, dan siap pakai oleh industri dapat terwujud dengan nyata.