Majalengka, 7 Agustus 2026 – Perpustakaan SMKN 1 Majalengka kembali menunjukkan perannya sebagai pusat pengembangan profesional bagi tenaga pendidik. Pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, digelar kegiatan Sharing Session bertema Penggunaan Papan Digital Interaktif (Digital Interactive Board) di Ruang Pertemuan Perpustakaan Lantai 2. Kegiatan ini dirancang untuk membekali para guru dengan keterampilan praktis dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran terkini.
Acara yang berlangsung secara interaktif ini diikuti oleh puluhan guru dari berbagai jurusan di SMKN 1 Majalengka. Suasana ruang pertemuan terasa hangat dan penuh antusiasme, mengingat papan digital interaktif merupakan salah satu sarana yang relatif baru dan memiliki potensi besar untuk mengubah dinamika pembelajaran di kelas. Para peserta tampak serius menyimak setiap pemaparan dan demonstrasi yang diberikan.
Kegiatan sharing session ini dipandu oleh dua pemateri yang kompeten di bidangnya, yaitu Indra Sunggara, S.Sos. dan M. Yusuf Fadullah, M.Pd. Keduanya membawakan materi dengan pendekatan yang aplikatif dan mudah dipahami, sehingga para guru yang hadir dapat langsung menangkap esensi dari setiap fitur yang diperkenalkan. Pengalaman keduanya dalam dunia pendidikan dan teknologi menjadi modal berharga dalam sesi pelatihan ini.
Sepanjang kegiatan, narasumber tidak hanya memberikan teori, tetapi juga melakukan peragaan langsung di hadapan peserta. Setiap langkah pengoperasian diperlihatkan secara bertahap, mulai dari tahap awal hingga pemanfaatan fitur-fitur lanjutan. Pendekatan praktis ini membuat para guru merasa lebih percaya diri untuk mencoba sendiri teknologi tersebut setelah sesi berakhir.
Ruangan pertemuan berubah menjadi laboratorium belajar yang dinamis. Para guru diajak untuk mengeksplorasi berbagai fitur unggulan dari papan digital interaktif, seperti kemampuan menampilkan materi presentasi digital dengan tampilan yang lebih hidup, menggunakan papan tulis virtual yang dapat diedit secara real-time, serta mengintegrasikan berbagai aplikasi pendukung pembelajaran ke dalam satu perangkat.
Selain teknis pengoperasian, sesi diskusi juga menyoroti strategi integrasi papan pintar ke dalam metode Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sehari-hari. Para guru mendapatkan wawasan tentang bagaimana alat ini dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih partisipatif. Siswa tidak lagi menjadi penonton pasif, melainkan dapat terlibat langsung melalui fitur interaktif yang tersedia.
Kehadiran papan digital interaktif di ruang kelas membawa angin segar bagi proses pembelajaran vokasi di SMKN 1 Majalengka. Dengan tampilan visual yang menarik dan kemampuan interaksi dua arah, alat ini mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam setiap sesi pelajaran. Guru kini memiliki media yang lebih variatif untuk menyampaikan materi-materi teknis yang selama ini mungkin terasa abstrak jika hanya disampaikan secara verbal.
Kegiatan sharing session ini juga menjadi ajang bertukar pengalaman antar guru. Beberapa peserta berbagi tantangan yang mereka hadapi selama ini dalam mengajar, sekaligus menemukan solusi melalui pemanfaatan fitur-fitur pada papan digital. Kolaborasi dan diskusi antarrekan sejawat semakin memperkaya pemahaman seluruh peserta terhadap potensi teknologi ini.
Inisiatif ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen SMKN 1 Majalengka dalam menghadirkan ekosistem sekolah berbasis teknologi. Pihak sekolah menyadari bahwa kualitas pendidikan vokasi tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga oleh kesiapan tenaga pendidik dalam mengadopsi dan mengadaptasi perkembangan alat bantu pembelajaran. Dengan membekali guru secara berkelanjutan, sekolah memastikan bahwa setiap inovasi sarana dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Kegiatan seperti ini diharapkan akan terus berlanjut secara berkala, seiring dengan hadirnya berbagai perangkat teknologi baru di lingkungan sekolah. Pengelola perpustakaan sebagai fasilitator kegiatan menegaskan kesiapannya untuk terus mendukung pengembangan kompetensi guru melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan.
Melalui sharing session ini, SMKN 1 Majalengka semakin mantap melangkah menuju visi pendidikan vokasi yang modern, adaptif, dan berdaya saing. Para guru yang telah mengikuti pelatihan kini memiliki bekal tambahan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa. Dengan semangat inovasi yang terus berkobar, kualitas pembelajaran di sekolah ini diyakini akan terus meningkat dari waktu ke waktu.